Saturday, December 24, 2005

Hari Ibu



Ada apa sebenarnya dengan hari ibu?

Sedikit ulasan sejarah :

77 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 22 Desember 1928, organisasi-organisasi perempuan mengadakan kongres pertamanya di Yogyakarta dan membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia. Hal ini merupakan tonggak pergerakan kaum wanita Indonesia (dalam skala nasional), dengan dilanjutkan kongres berikutnya di Jakarta dan Bandung.

Tuntutan atas pengakuan 'eksistensi' kaum wanita ini, akhirnya membuahkan hasil. Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional, hingga kini.
'Keberhasilan' ini berlanjut dengan peresmian sebuah monumen oleh Presiden Soeharto pada tahun 1983. Kompleks monumen ini kemudian kita kenal sebagai Gedung Mandala Bhakti Wanitatama.

Jika kongres-kongres terdahulu mengatasnamakan kaum wanita, lalu mengapa tgl 22 Desember disebut sebagai Hari Ibu, dan bukannya Hari Wanita? Apakah penetapan hari peringatan tersebut sudah merupakan jalan keluar termanis bagi perempuan di tengah budaya patriarkis? Bahwa negara mengakui wanita sebagai ibu, yang nota bene malah mempertegas pendelegasian tugas-tugas domestik ke pundak kaum wanita.
Lalu mengapa perempuan harus berbangga dengan ini?

Bahkan yang lebih tidak masuk akal lagi, ada yang memperingati hari tsb dengan memanjakan kaum ibu sehari penuh. Semua urusan domestik diambil alih kaum laki-laki. Atau ada juga yang menyelenggarakan sepakbola bagi kaum bapak, dengan semua pemain memakai daster/pakaian perempuan. Sungguh tidak masuk akal. Seolah urusan kaum perempuan hanya urusan rumah tangga dengan daster sebagai pakaian kerjanya, kemudian laki-laki melihat ini sebagai sebuah lelucon untuk dimainkan setahun sekali.

Kita telah terlepas dari benang merah sejarah...

padahal menurut saya, hanya dengan kesadaran sejarah, baru kita bisa mengerti mengapa kita di sini, bagaimana kita bisa begini, mau apa kita sebenarnya, dan bagaimana kita seharusnya..

Selamat Hari Ibu bagi yg merayakannya...

1 comment:

Anonymous said...

hmmm.... hari ibu yang cupu....


aderianos malakianos